IKAN - IKAN AIR TAWAR
PART 1
Hi! Kenalan yuk sama ikan-ikan air tawar dibawah ini 😊. Buat yang nugas kuliah atau lagi cari refererensi, kalimat paling bawah ada pustakanya, jangan lupa cantumin pusstakanya yo! Selamat membacaaa... Semoga bermanfaat 👌
- Ikan Balashark
Ikan balashark (Balantiocheilos
melanopterus) di daerah Sumatera Selatan dikenal dengan sebutan ikan
puntung kanyut, di Kalimantan Barat disebut ketutung, dan di Jambi disebut
ridik angus. Ikan balashark termasuk daftar ikan langka dan patut dilindungi.
Ikan balashark yang kecil dapat dikategorikan sebagai ikan hias. Ikan hias
dengan tubuh berwarna perak dan setiap siripnya terdapat warna hitam dan
kuning. Sirip perut, sirip punggung, sirip anal, dan sirip ekor ikan ini tinggi
dan menyerupai bentuk segitiga. Ujung sirip-sirip ikan ini berwarna gelap.
Ikan ini termasuk ikan yang sangat mudah mati sehingga penanganannya harus
hati-hati. Ikan balashark membutuhkan oksigen yang tinggi dan air yang jernih.
Di habitat alaminya, ikan ini hidup di bagian hulu dari sungai yang kandungan
oksigennya relatif tinggi. Di alam juga sering dijumpai ikan balashark terdapat
di rawa yang berhubungan dengan sungai yang besar.
Makanan ikan balashark di alam adalah fitoplankton terutama dari kelompok
alga keemasan.
- . Ikan Bawal Air Tawar
Ikan bawal air tawar (Colossoma
macropomum) memiliki tubuh agak panjang, pipih, dan berbentuk oval (bulat
telur). Warna dasar tubuh ikan ini adalah cokelat sawo matang. Bagian punggung
ikan ini memiliki warna yang lebih hijau dibandingkan dengan bagian perutnya.
Pertumbuhan tubuh ikan bawal cukup cepat. Ikan ini memiliki nafsu makan
yang tinggi. Bawal bersifat omnivora yang cenderung lebih banyak makan
dedaunan. Ikan ini memiliki gigi yang tajam. Dengan sifatnya tersebut, ikan ini
cepat mencominasi perairan.
Ikan
bawal memiliki ketahanan yang tinggi terhadap kondisi perairan yang kurang
baik. Ikan ini cukup tahan pada perairan yang keruh, kotor, dan sedikit
mengandung oksigen. Rasa daging dari rasa ikan bawal dagingnya cukup enak,
hampir menyerupai rasa ikan gurame
- Ikan Dalum
Ikan dalum (Bagarius yarelli)
sepintas mirip dengan ikan yang sudah tenar di masyarakat yaitu ikan lele. Akan
tetapi, ikan ini memiliki sirip punggung, sirip perut, sirip anal, dan sirip
ekor yang besar.
Tubuhnya tidak memiliki sirip dada atau duri sirip dada ramping. Ikan ini
pangkal sungutnya tebal dan pipih datar pada sudur mulut. Kepala ikan dalum
berbentuk pipih setengah bundaran atau segitiga. Ikan ini memiliki badan datar
karena adaptasi dengan air berarus deras. Panjang tubuh ikan ini dapat mencapai
ukuran satu meter.
Ikan dalum merupakan jenis ikan karnivora dengan makanan utamanya adalah
ikan, udang, serangga, dan katak. Ikan ini memijah tahunan di sungai terutama
pada saat musim hujan atau banjir.
Habitat utama ikan dalum adalah di sungai, terutama di sungai yang berarus
deras dan berbatu. Ikan dalum pun sering ditemukan menempel di bebatuan.
- . Ikan Lampam
Ikan lampam (Barbodes schwanefeldi)
masih satu kerabat dengan ikan kancra (mas). Bentuk tubuh ikan ini pipih.
Adapun warna tubuhnya adalah putih keperak-perakan. Sirip punggung ikan ini
berwarna merah atau jingga dengan titik hitam di sebelah atasnya. Adapun sirip
ekor berwarna merah dengan garis hitam memanjang pada setiap cabang sirip.
Ikan lampam bersifat omnivora. Makanan ikan lampam adalah tumbuhan air,
cacing, udang, atau hewan kecil lainnya.
Ikan lampam merupakan ikan air tawar yang hidup di sungai dan danau. Ikan
ini terdapat di Lampung, Riau, Palembang, Padang, Sungai Kapuas, Sungai
Mahakam, Pontianak, dan Samarinda. Pada musim banjir ikan ini masuk ke
rawa-rawa dan tempat-tempat yang baru tergenang.
- . Ikan Oskar
Ikan Oskar (Astronotus ocellatus)
memiliki bentuk tubuh seperti ikan mujair atau ikan nila. Bentuk sirip dan
mulutnyapun menyerupai kedua ikan tersebut. Hal yang membedakan terletak pada
warna dasar tubuhnya. Ikan oskar memiliki warna dasar bervariasi antara cokelat
gelap, cokelat cerah, sampai merah kekuningan.
Kombinasi warna dasar dari tubuh ikan oskar ini menimbulkan variasi warna
yang indah pada tubuh ikan ini. Warna yang muncul bisa merah, kuning, hitam,
atau kebiru-biruan.
Sebagaimana ikan mujair, ikan oskar juga bertubuh tegap. Panjang ikan oskar
dapat mencapai 30 cm. Oskar jantan memiliki tubuh lebih panjang dibandingkan
oskar betina. Ikan oskar berenang secara perlahan.
Ikan oskar berasal dari wilayah timur Venezuela, Guyana, Amazon, dan
Paraguay. Di Indonesia, ikan ini dijadikan sebagai ikan hias.
- . Ikan Putak
Ikan Putak (Notopterus notopterus)
merupakan ikan asli perairan di Indonesia. Ikan ini memiliki rasa yang hampir
sama dengan ikan belida. Oleh karena itu, ikan ini sering dijadikan sebagai
pengganti untuk bahan pembuatan pempek atau kerupuk.
Ikan putak dapat dikenali dari bentuk badannya yang memanjang, tampak
punggung memanjang di belakang puncak punggung. Dari puncak punggung ke moncong
menurun hampir lurus. Ikan putak memiliki warna tubuh abu keperakan dengan
warna pada bagian punggung lebih gelap. Sirip ekor dan sirip anal bertepi warna gelap. Panjang
maksimum rata-rata tubuh 19,6 cm.
Ikan putak merupakan jenis ikan karnivora. Mengsanya biasanya hewan-hewan
yang ada disekitarnya, misalnya serangga air, ikan kecil, atau udang.
Ikan putak memijah dengan mengeluarkan telur sekitar seribu sampai dua ribu
butir. Telur-telur tersebut akan tenggelam dan melekat pada tumbuhan air atau
benda lainnya.
Habitat ikan putak adalah perairan tawar, seperti sungai dan danau. Ikan
ini dapat di Jawa, Sumatera, dan Kalimantan. Adapun di negeri tetangga, ikan
ini dapat ditemukan di Malaysia, Thailand, Myanmar, Bangladesh, dan India.
- . Ikan Ringo
Ikan Ringo (Thynnichthys thynnoides)
merupakan salah satu maskot di Jambi yang keberadaannya di perairan sudah mulai
sulit ditemukan. Ikan ringo di Sumatera Selatan dikenal dengan nama ringau. Ada
juga yang menyebutnya ikan lumo.
Ikan ringo memiliki tubuh berwarna putih keperakan dengan bagian punggung
berwarna gelap. Sisik tubuh ikan ini kecil-kecil. Ikan ini tidak memiliki bibir
atas. Tutup insangnya besar dan terdapat titik berwarna gelap. Sirip punggung
ikan ringo mempunyai 8-10 jari-jari bercabang.
Ikan ringo bersifat omnivora. Makanan utama ikan ini adalah fitoplankton
(ganggang) dan zooplankton, serta detritus.
Ikan ringo merupakan ikan air tawar yang berasal dari daerah aliran sungai
bagian tengah. Ikan ini melakukan pemijahan pada musim penghujan dengan cara
bergerombol.
- . Ikan Semah
Ikan semah (Tor douronensis)
tergolong jenis ikan endemik yang hampir punah. Di Sumatera Selatan, ikan ini
dapat ditemui di bagian hulu Sungai Musi dan Danau Ranau. Ikan sejenis ikan
semah ditemui pula di Kuningan Jawa Barat (dengan nama daerah kancra), Danau
Kerinci di Jambi, Danau Toba di Sumatera Utara, dan Danau Sentarum di
Kalimantan Barat.
Bentuk tubuh ikan semah agak memanjang dan memipih tegak. Mulutnya terletak
di ujung tengah badan. Secara umum, hampir seluruh tubuh ikan ini ditutupi
sisik. Sisik ikan semah berukuran relatif besar. Ikan ini memiliki sirip dada,
sirip perut, sirip punggung, sirip anal, dan sirip ekor.
Ikan semah tergolong jenis ikan omnivora. Makanan utamanya adalah
buah-buahan, moluska, dan serangga. Panjang tubuh ikan dapat mencapai ukuran
85,5 cm.
Habitat ikan semah adalah perairan dengan kondisi air jernih, berbatu, dan
berarus deras. Oleh karena itu, tubuh ikan ini streamline.
- Ikan Serandang
Ikan serandang (Channa pleuroptahlmus)
merupakan salah satu dari 6 jenis dari marga Channa (gabus-gabusan) yang diperkirakan masih terdapat di alam. Ikan ini memiliki nilai
ekonomis penting.
Ikan serandang mempunyai bentuk bulat di depan dan pilih di belakang.
Punggung ikan serandang berwarna lebih tua dibandingkan dengan warna pada
bagian perutnya. Kepala ikan ini agak melebar.
Ikan ini bersifat karnivora murni. Ikan ini memakan ikan kecil, udang,
kepiting, cacing, serangga air, atau hewan kecil lainnya.
- Ikan Tambakan
Ikan tambakan (Helostoma temmincki)
dikenal juga dengan nama daerah ikan tambakang, poni, sampil, takabang, biawan,
dan ikan samarinda. Ikan tambakan ini memiliki bentuk tubuh yang mirip dengan
ikan nila.
Ikan tambakan memiliki tubuh agak panjang dan berbentuk oval (bulat telur).
Ikan ini memiliki mata berwarna cokelat kekuning-kuningan. Bagian punggung ikan
ini memiliki warna yang gelap (hijau), sedangkan bagian perutnya berwarna
putih.
Sisik tubuh ikan tambakan agak kasar. Jika diraba, sisik tersebut terasa
ada durinya. Sisik ikan ini tergolong jenis ctenoid.
Ikan tambakan termasuk ikan yang kosmopolitan. Ikan ini mudah ditemukan
pada segala macam perairan. Tambakan dapat hidup di perairan yang kekurangan
oksigen.
Makanan ikan tambakan terdiri atas fitoplankton. Ikan ini berkembang biak
pada waktu tertentu dengan jumlah telur yang cukup banyak.
Daftar Pustaka :
Ahmad,
Dadan. Siti Mulyati. 2007. Mengenal Ikan
Air Tawar. Bandung : Nuansa Citra Grafika.
NOTE : Maaf belum ada foto ikannya ✌